Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) atau Erajaya Active Lifestyle mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Kenaikan penjualan turut mendorong pertumbuhan laba bersih hingga kuartal III-2026.
Mengutip laporan keuangan pada Selasa (27/10/2026), ERAL membukukan penjualan sebesar Rp 6,21 triliun hingga September 2026. Nilai tersebut meningkat 44,71% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan Rp 4,29 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Salah satu penopang penjualan periode tersebut adalah segmen otomotif yang mencapai Rp 1,99 triliun, naik signifikan 784% dari sebelumnya Rp 225,24 miliar per kuartal III-2025.
Berdasarkan segmen usaha, penjualan ERAL didominasi oleh segmen aksesoris, Internet of Things (IoT), dan lainnya yang mencapai Rp 2,36 triliun. Segmen otomotif menyusul dengan penjualan sebesar Rp 1,99 triliun, sedangkan segmen fashion apparel membukukan penjualan Rp 1,25 triliun.
Baca Juga: Pemerintah Kurangi Pasokan Gas ke Singapura, Kepastian Pasokan Domestik Disorot
Sementara itu, segmen telepon selular dan tablet mencatatkan penjualan sebesar Rp 457,03 miliar. Adapun, penjualan dari segmen komputer dan peralatan elektronik lainnya mencapai Rp 145,59 miliar.
Sejalan dengan peningkatan penjualan, beban pokok penjualan ERAL turut meningkat 44,32% menjadi Rp 5,08 triliun hingga kuartal III-2026, dari Rp 3,52 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, laba bruto ERAL tetap tumbuh 47,54% menjadi Rp 1,12 triliun.
Dari sisi beban operasional, beban penjualan dan distribusi meningkat 61,24% menjadi Rp 587,43 miliar, dari Rp 364,31 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, beban umum dan administrasi naik 28,08% menjadi Rp 295,68 miliar, dibandingkan Rp 230,86 miliar pada kuartal III-2025.
Di tengah kenaikan beban tersebut, ERAL tetap mampu meningkatkan perolehan laba. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat sebesar Rp 193,83 miliar hingga September 2026. Realisasi tersebut meningkat 55,08% dibandingkan laba bersih sebesar Rp 124,98 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














