kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perkuat infrastruktur gas bumi, PGN bakal integrasi pipa transmisi SSWJ - WJA


Senin, 31 Agustus 2020 / 12:34 WIB
ILUSTRASI. Pipa gas Perusahaan Gas Negara (PGN)


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Adapun, dampak khusus dari interkoneksi pipa transmisi yakni penyaluran pasokan gas ke Pupuk Kujang Cikampek (PKC) sebesar 25 BBTUD dan Refinery Unit Balongan sampai dengan 10 BBTUD.

Suko menambahkan, PGN mengharapkan integrasi jaringan pipa Sumatra-Jawa diharapkan dapat terhubung dengan infrastruktur non pipa LNG demi optimalisasi pemanfaatan infrastruktur.

Dia meyakini, langkah integrasi juga bakal berkontribusi terhadap efisiensi biaya investasi dan operasi, serta memperluas penyaluran gas ke wilayah-wilayah baru secara berkelanjutan. Pemenuhan gas di Jawa Barat, khususnya PKC, tentu akan lebih terjamin, efektif dan efisien.

\Baca Juga: Harga gas industri US$ 6, industri pupuk efisiensi subsidi capai Rp 1,4 triliun

“Integrasi ini juga akan memperkuat kehandalan portofolio pasokan gas, dimana sub-holding gas dapat menjangkau lebih banyak sumber gas dari pemasok yang tersebar baik di sekitar pipa pengangkutan maupun yang jauh dari sumber,” lanjut Suko.

Suko menambahkan, integrasi infrastruktur ini dapat memicu terjadinya integrasi market pada ruas pipa pengangkutan subholding gas, terutama di wilayah Jawa Barat, sehingga dapat meningkatkan pemanfaatan gas domestik serta optimalisasi kapasitas infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×