kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pertalite seharusnya dijual dengan harga Rp 8.700


Minggu, 26 Juli 2015 / 12:21 WIB


Reporter: Bunga Claudya, Febrina Ratna Iskana | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Harga promo Pertalite dalam masa tes pasar dibanderol sebesar Rp 8.400 per liter, harga itu lebih rendah dari harga yang semestinya yakni Rp 8.700 per liter.

PT Pertamina memang menetapkan harga yang lebih rendah untuk mengajak masyarakat mencoba varian gasoline baru ini selama masa tes pasar. Tujuannya agar masyarakat tahu keunggulan dan Pertamina bisa tahu dimana masalah pasar produk baru ini.

Direktur pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang mengatakan tes pasar akan dilakukan kira-kira selama 1-2 bulan ke depan. Dalam waktu ini masyarakat dapat menikmati BBM berwarna hijau ini dengan harga promo. 

"Tergantung indeks pasarlah. Kalau nanti turun terus, itu berarti harganya (Rp 8.400) bisa lama. Mestinya harganya di Rp 8.700-Rp 8.900 per liter tapi karena promosi segitu dululah (Rp 8.400)," ujarnya pada Jumat (24/7) di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Ia menambahkan Pertamina akan terus mengevaluasi harga Pertalite. Ia menyebutkan akan ada 2 faktor yang mempengaruhi naik-turunnya harga pertalite, yakni harga indeks pasar (MOPS) dan kurs rupiah. Evaluasi akan dilakukan setiap dua minggu atau sebulan sekali.

Direktur Utama Pertamina, Dwi Sutjipto juga mengungkapkan perihal harga Pertalite akan tetap berada di antara harga RON Premium dan Pertamax. Ia mengatakan Pertamina sudah mengkaji soal penetapan harga untuk Pertalite. Penetapan harga didasarkan pada manfaat dan daya beli masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×