kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Produksi Green Car ditargetkan capai 10%


Senin, 05 Mei 2014 / 13:25 WIB
Saudi King Salman bin Abdulaziz meets with Chinese President Xi Jinping in Riyadh, Saudi Arabia December 8, 2022. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua tim percepatan konversi BBM ke BBG Pudja Wiraatmadja menargetkan produksi green car mencapai 10%. Angka tersebut dipatok untuk semua total produksi seluruh Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) di Indonesia.

"ATPM harus jual 10% Green Car," ujar Puja di kantor Kementerian ESDM, Senin (5/5).

Puja mengaku sulit menggantikan kebutuhan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke Bahan Bakar Gas (BBG) di industri otomotif. Karena hal itu pihaknya tak menargetkan banyak produksi Green Car.

"Nggak bisa ganti semua mobil pakai gas, berat dalam jangka pendek," ungkap Puja.

Dalam hitungannya, produksi Green Car akan mencapai 120 unit mobil tahun depan. Hal itu sejalan dengan target produksi di sektor otomotif sebesar 1,2 juta unit mobil dalam satu tahun.

"Kita produksi 1,2 juta , bukan dari LCGC tapi seluruh mobil 120 mobil baru sudah pakai dual fuel built in untuk green car," papar Puja. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×