kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.889   7,00   0,04%
  • IDX 6.308   -66,35   -1,04%
  • KOMPAS100 824   -11,49   -1,37%
  • LQ45 626   -7,64   -1,21%
  • ISSI 218   -1,90   -0,86%
  • IDX30 350   -4,25   -1,20%
  • IDXHIDIV20 426   -3,69   -0,86%
  • IDX80 94   -1,27   -1,33%
  • IDXV30 118   -0,83   -0,70%
  • IDXQ30 111   -1,12   -1,00%

RNI perbesar ekspor teh ke Taiwan


Senin, 26 Agustus 2013 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin diyakini telah menggunakan tubuh pengganti agar dirinya tak dibunuh. Sputnik/Alexey Nikolsky/Kremlin via REUTERS 


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. BUMN yang bergerak di bidang agribisnis, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menggenjot ekspor teh ke sejumlah negara, menyusul kompetitifnya harga yang ditawarkan perseroan akibat pelemahan rupiah.

Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro menjelaskan negara-negara yang menjadi target incaran ekspor teh perseroan adalah Taiwan, Belanda, Jerman, Pakistan dan Hong Kong. Adapun, teh yang diekspor itu merupakan hasil anak usaha perseroan, PT Rajawali Mitra Kerinci.

"Untuk pasar Taiwan, teh yang diekspor rata-rata 15 kontainer berupa teh hijau dan teh hitam. Teh hitam produksi Rajawali Mitra Kerinci merupakan kualitas terbaik di dunia," jelasnya, Senin (26/8/2013).

Dia menyebutkan, khusus untuk pasar Taiwan, peningkatannya sangat tajam dan semakin besar volume yang dibutuhkan. Nilai ekspor ke negara ini mencapai Rp 6,4 miliar per bulan.

Seiring dengan kepercayaan yang semakin baik dari Taiwan, saat ini melalui atase perdagangan Kedutaan Besar Taiwan, tengah melakukan negosiasi penambahan volume ekspor teh hitam dan teh hijau sebanyak 5-10 kontainer mulai bulan September-Desember 2013. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×