kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Siap Ekspansi Global, Delta Giri Wacana (DGWG) Resmikan Pabrik Karbamasi


Rabu, 16 Juli 2025 / 22:11 WIB
Siap Ekspansi Global, Delta Giri Wacana (DGWG) Resmikan Pabrik Karbamasi
ILUSTRASI. Siap Ekspansi Global, Delta Giri Wacana (DGWG) Resmikan Pabrik Karbamasi.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Berdasarkan hasil kajian bisnis dan laporan Keterbukaan Informasi yang telah disampaikan perusahaan, potensi pasar industri bahan aktif pestisida di Indonesia terbilang sangat prospektif. Konsumsi pestisida nasional mencapai Rp 16,4 triliun dan tumbuh dengan CAGR 10%, yang diproyeksikan mencapai Rp 25,4 triliun pada tahun 2028.

Fakta ini menjadi landasan penting DGWG dalam melakukan ekspansi ke sektor manufaktur pestisida hulu.

“Selain didasari prospek bisnis, pendirian pabrik ini menjadi sebuah bentuk dukungan sektor swasta dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah. Dengan kemampuan memproduksi bahan baku sendiri, DGWG dapat mengurangi ketergantungan rantai pasok luar negeri yang akan berdampak terhadap kestabilan harga dan ketersediaan produk berkualitas untuk petani,” terang Direktur DGWG Group, Yody Suganda.

Peresmian pabrik ini sekaligus menjadi simbol transformasi DGWG dari perusahaan distribusi produk agroinput menjadi produsen bahan aktif pestisida nasional dengan potensi ekspor yang kuat. DGWG berkomitmen untuk terus memperkuat posisi sebagai mitra strategis petani Indonesia dan pemain penting dalam rantai pasok global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×