kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.000   0,00   0,00%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Sido Muncul optimis dapat meraih laba Rp 600 miliar hingga akhir tahun ini


Senin, 27 Agustus 2018 / 18:35 WIB
ILUSTRASI. Jamu Kemasan Dalam Botol Produksi PT Sidomuncul


Reporter: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) optimis laba bersih dapat mencapai minimal Rp 600 miliar hingga akhir tahun 2018.

Direktur Keuangan SIDO, Leonard yakin dapat mencapai target tersebut karena adanya penambahan kapasitas produksi dan perluasan penjualan di dalam maupun luar negeri.

"Untuk target pendapatan kami yakin bisa tumbuh high single digit. Sedangkan untuk laba harusnya di atas Rp 600 miliar," ucap Leonard saat pemaparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/8).

Awal tahun 2018, SIDO meresmikan pabrik Herbal Cairan Obat Dalam (COD) II dengan kapasitas produksi sebesar 100 juta sachet per bulan. COD II ini ditargetkan dapat mulai produksi di pertengahan tahun ini. Penambahan kapasitas produksi ini diharapkan mampu memberi kontribusi positif bagi perseroan selama tahun 2018.

Hingga Juni 2018, SIDO telah menyerap belanja modal sebesar Rp 163,3 miliar dari total Rp 300 miliar yang dianggarkan. "Capex utamanya dipakai untuk membangun fasilitas COD II yang akan mulai produksi di Desember 2018 dan memperbaharui mesin-mesin produksi yang lebih modern dan efisien," jelas Leonard. 

Leonard menambahkan, produk andalan SIDO saat ini ialah Kukubima dan Tolakangin. Keduanya bahkan berkontribusi hampir 90% dari total penjualan SIDO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×