kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Sinar Mas Agro targetkan penjualan bersih naik 4% tahun ini


Selasa, 17 Juli 2018 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Kantor PT Sinarmas Agribusiness and Food sub usaha PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) menargetkan penjualan bersih tahun ini akan meningkat sekitar 4% dibandingkan tahun lalu. Bila dihitung, maka penjualan bersih SMART akan meningkat menjadi Rp 36,8 triliun dari tahun sebelumnya yakni Rp 35,3 triliun.

Sayangnya, perusahaan ini belum bisa membeberkan bagaimana perkembangan penjualan hingga saat ini. Apalagi, laporan keuangan di semester I masih dalam tahap penyusunan.

“Laporan keuangan semester I tahun 2018, termasuk data penjualan, masih dalam proses penyusunan dan akan rampung pada akhir bulan Juli 2018,” ujar Pinta S Chandra, Head of Investor Relation SMART, Selasa (17/8).

Meski begitu, Pinta bilang, faktor utama yang mempengaruhi penurunan atau peningkatan penjualan SMART adalah harga pasar internasional CPO dan volume penjualan yang biasanya terkait dengan produksi buah sawit di kebun.

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan SMART pada kuartal I tahun ini, Smart mencatatkan penurunan penjualan sekitar 8,6% secara year on year (yoy) dari Rp 9,2 triliun menjadi Rp 8,4 triliun.

Penjualan tersebut berasal dari penjualan ekspor sebesar Rp 4,4 triliun yang turun sekitar 13,5% dibandingkan sebelumnya yang sekitar Rp 5,1 triliun. Dan dari penjualan domestik yang turun sekitar 0,7% dari Rp 4,07 triliun menjadi Rp 4,04 triliun.

Menurut Pinta, penurunan penjualan ini diakibatkan adanya penurunan harga crude palm oil (CPO) di pasar internasional selama tahun berjalan.

Pinta menambahkan, sebagian besar pasar ekspor SMART hingga saat ini adalah Singapura, China, India, Thailand dan beberapa negara lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×