kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Sungai Kapuas Surut Ganggu Distribusi BBM di Sintang, Ini Langkah Pertamina


Selasa, 29 September 2026 / 14:45 WIB
Sungai Kapuas Surut Ganggu Distribusi BBM di Sintang, Ini Langkah Pertamina
ILUSTRASI. Pertamina Patra Niaga (DOK/Pertamina Patra Niaga)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga memastikan kelancaran distribusi dan kesinambungan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dan wilayah sekitarnya, seiring terjadinya penyusutan muka air Sungai Kapuas.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan, penyusutan muka air Sungai Kapuas saat ini berdampak pada akses kapal pengangkut BBM menuju Fuel Terminal Sintang.

Untuk mengantisipasi, perusahaan disebut tealh melakukan penyesuaian pola distribusi dengan mengoptimalkan fasilitas penyangga di Tayan, Kabupaten Sanggau, sebagai salah satu titik suplai alternatif untuk mendukung kebutuhan BBM di wilayah Sintang.

Baca Juga: Ada Aturan Anak Usaha di Kepmen ESDM 365/2026, Ini Kata Kontraktor Jasa Pertambangan

Menurut Kitty, ooptimalisasi fasilitas Tayan merupakan bagian dari langkah kontingensi plan Pertamina dalam menjaga kesinambungan distribusi BBM, khususnya ketika terdapat kendala pada jalur logistik utama.

“Kondisi Sungai Kapuas yang surut berdampak pada akses distribusi BBM melalui jalur sungai. Fasilitas penyangga di Tayan terus kami optimalkan agar penyaluran BBM ke Sintang dan wilayah sekitarnya tetap berjalan sesuai kebutuhan,” ujar Kitty dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Ia mengungkapkan, melalui fasilitas penyangga Tayan, penyaluran BBM dapat dilakukan dengan direct loading dari kapal ke mobil tangki, untuk kemudian didistribusikan menuju SPBU sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. 

"Skema tersebut memberikan fleksibilitas bagi Pertamina Patra Niaga dalam menyesuaikan pola distribusi sekaligus mendekatkan titik suplai ke wilayah yang membutuhkan," jelasnya.

Selain mengoptimalkan fasilitas penyangga Tayan, menurut Kitty, pihaknya juga terus memantau kondisi Sungai Kapuas, kebutuhan BBM, serta perkembangan distribusi di lapangan. Pertamina Patra Niaga juga mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan proses penyaluran BBM berjalan optimal.

Ia mengungkapkan, Pertamina Patra Niaga memahami BBM menjadi kebutuhan penting bagi mobilitas masyarakat maupun aktivitas perekonomian. 

"Oleh karena itu, kami terus menyiapkan dan menjalankan berbagai alternatif distribusi dengan menyesuaikan kondisi lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” imbuh Kitty.

Baca Juga: Menko Airlangga Dorong Ekspansi Data Center, Kapasitas Diproyeksi Capai 1,5 GW

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×