kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sudahkah virus corona berdampak pada industri batubara? Ini kata APBI


Selasa, 11 Februari 2020 / 18:18 WIB
ILUSTRASI. Pekerja mengatur timbunan sementara batubara sebagai bahan bakar pembangkit PLTU 3 Banten unit Lontar, Tangerang, Banten (22/12). Merebaknya wabah virus corona telah memicu sentimen terhadap pergerakan harga komoditas dunia termasuk batubara.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

Bambang berharap, efek corona ini tidak akan merembet ke komoditas tambang Indonesia. "Kalau sampai jangka panjang bisa saja terpengaruh, nanti kita check itu," imbuh Bambang.

Di sisi lain, Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati terhadap dampak yang bisa terjadi akibat wabah corona ini. Sugeng memberikan gambaran, lantaran virus corona, China akan mengurangi konsumsi energi.

Baca Juga: Akibat wabah corona, pengiriman tenaga kerja Indonesia menjadi berkurang

Minyak, menjadi komoditas yang paling terdampak. Sugeng menyebut, China sudah mengurangi sekitar 20% konsumsi minyak dari sebelumnya 14-an juta barel per hari, menjadi sekitar 10 juta-an barel. Sesama komoditas energi, sambung Sugeng, hal serupa bisa saja terjadi untuk batubara.

"Diperkirakan (konsumsi) batubara pun akan turun jauh. Jadi dampak itu diperkirakan akan segera hadir," kata Sugeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×