kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Tahun ini, Arwana Citramulia (ARNA) mulai tambah kapasitas pabrik hingga distribusi


Selasa, 03 Maret 2020 / 21:52 WIB
ILUSTRASI. ARNA targetkan Utilisasi Plant Mendekati 100% Hingga Akhir Tahun


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yudho Winarto

Selain menambah kapasitas produksi, Edy menjelaskan ARNA juga akan melakukan inovasi ke beberapa pabrik baru dengan memasang heat recovery di plant 4A Organ Ilir, Sumatera Selatan untuk menekan biaya pemakaian energi gas alam cair.

Pemasangan alat heat recovery ini diakui Edy dapat memperbaiki efisiensi pemakaian energi. Asal tahu saja dengan pengembangan hear recovery di sejumlah pabrik, di sepanjang 2019 ARNA mampu melakukan penghematan gas hingga Rp 14,30 miliar. Adapun untuk penghematan Glaze sebesar Rp 23,12 miliar.

Selain inovasi, ARNA juga akan gencar menambah jaringan distribusi. Edy menyatakan di kuartal I dan II 2020 akan buka cabang di Rantau Prapat dan Baturaja. Kemudian, lanjut di kuartal IV 2020, ARNA akan menambah cabang di Wonogiri, Jawa Tengah.

Edy menjelaskan sejauh ini memang ARNA sudah memiliki jaringan yang luar biasa lengkap di Jawa Timur meliputi 5 wilayah yakni Semarang, Jogja, Solo, Tegal, dan Pureokerto. "Agar bisa nenjangkau lebih luas dan meningkatkan level service akan buka lagi di Wonogiri Jawa Tengah," paparnya.

Baca Juga: Maret hingga September, Arwana Citramulia (ARNA) akan buyback senilai Rp 30 miliar

Selain itu, Edy juga sudah mempertimbangkan buka cabang di Kalimantan Tengah karena pertumbuhan bisnis di sana dinilainya cukup baik. Oleh karenanya, kemungkinan ARNA akan buka cabang di Palangkaraya atau Sampit.

Melansir catatan Kontan sebelumnya ARNA telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) di 2020 sebesar Rp 165 miliar.

Beberapa keperluannya untuk peremajaan mesin sebesar Rp 20 miliar di plant II Serang dan  sebagian besar untuk ekspansi pabrik baru di Mojokerto serta pembelian mesin digital printing untuk pabrik yang sudah ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×