kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Target pendapatan kereta api tak tercapai


Jumat, 24 September 2010 / 18:32 WIB
Target pendapatan kereta api tak tercapai


Reporter: Abdul Wahid Fauzie, Fitri Nur Arifenie | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Malang nian nasib PT Kereta Api. Rencana kenaikan tarif Kereta Apil Rel Listrik (KRL) yang ditolak pemerintah membuat kinerjanya pada tahun ini tak akan tercapai.

Menurut Direktur Utama KAI Ignatius Jonan tahun ini perusahaannya menargetkan pendapatan Rp 7 triliun. "Paling kami hanya membukukan pendapatan Rp 6,3 triliun hingga Rp 6,4 triliun," tegasnya.

Kata Jonan, kenaikan harga ini padahal untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya, terkait dengan kebersihan dan penambahan unit kereta api.

Walau harga ditolak naik, Kereta Api tetap akan meningkatkan unit kereta api. Rencananya, PTKA ini akan meminjam dana kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 5 triliun. "Jangka waktunya 10 tahun, namun bunganya masih dalam pembahasan," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×