kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Telkomsel Kantongi Restu BI untuk Kembangkan T-Cash


Kamis, 17 Juni 2010 / 12:16 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati


JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengizinkan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) untuk melakukan Kegiatan Usaha Pengiriman Uang (KUPU) untuk mengembangkan layanan dompet digital T-Cash.

Bambang Suprayogo, Vice President T-Cash Management Telkomsel memastikan izin tersebut sudah dikantongi perusahaannya pada 18 Februari lalu.

"Ini adalah izin KUPU pertama yang diberikan kepada operator telekomunikasi,” kata Bambang, Rabu (16/6).

Ia optimis izin KUPU yang dikantongi Telkomsel akan membuat layanan T-Cash semakin berkembang. Karena memungkinkan masyarakat yang tidak memiliki akses ke bank bisa melakukan transaksi keuangan.

T-Cash adalah layanan yang diluncurkan Telkomsel sejak tiga tahun lalu dengan menanamkan dana sekitar US$ 50 juta untuk pengembangannya. Layanan ini memungkinkan telepon seluler (ponsel) sebagai dompet penyimpanan uang yang bisa digunakan bertransaksi dengan mudah, cepat, dan aman.

Awalnya BUMN operator seluler itu optimis, dalam waktu dua tahun investasi yang dikeluarkannya bisa kembali jika sepanjang 2009 lalu ada 5 juta pelanggan yang menggunakan layanan tersebut. Namun, sampai saat ini hanya 1,1 juta dari 86 juta pelanggan Telkomsel yang memanfaatkannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×