kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Total EP mulai jajaki pembangkit tenaga surya


Senin, 02 Maret 2015 / 11:53 WIB
ILUSTRASI. Manulife


Reporter: Agustinus Beo Da Costa | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Total EP Indonesie dan Akuo Energy Indonesia, produsen independen untuk energi terbarukan berencana membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 7 Megawatt (MW) di Kalimantan Timur. Setrum yang dihasilkan dari proyek ini akan dipakai oleh internal Total EP untuk mencukupi kebutuhan produksi minyak ataupun perkantoran.

Head Department of Media Relations Total E&P Indonesie Kristanto Hartadi menjelaskan, Total EP adalah perusahaan energi, bukan hanya produsen minyak dan gas bumi (migas). "Selain migas, kami juga mengembangkan terus energi surya dan energi yang berasal dari biomassa," ujar dia kepada KONTAN, Minggu (1/3).

Meski demikian, Kristanto masih enggan membuka berapa nilai investasi membangun PLTS itu. Dia hanya menegaskan bahwa proyek listrik tenaga surya tersebut nanti akan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan internal Total EP saja.

Total EP membutuhkan energi listrik  untuk  instalasi pemrosesan migas di Lapangan Handil dan Senipah, Blok Mahakam  yang saat ini memang belum mencukupi. "Ini juga hanya akan dipakai pada siang hari, sementara pada malam hari menggunakan listrik dari pembangkit konvensional, namun cara ini pun sudah menghemat penggunaan energi yang bersumber dari fosil," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×