kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,33   4,58   0.51%
  • EMAS1.318.000 -0,68%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Adhi Persada Properti bidik marketing sales tumbuh 60%


Rabu, 19 Februari 2020 / 22:16 WIB
Adhi Persada Properti bidik marketing sales tumbuh 60%
Pengunjung melihat maket Apartemen The Conexio pada Pameran IPEX 2020 di Jakarta Convention Center, Rabu (19/2).


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Persada Properti (APP) bidik marketing sales tahun ini tumbuh 60%. Optimisme tersebut berangkat dari banyaknya insentif yang telah diberikan pemerintah.

Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti APP, Wahyuni Sutantri menyebutkan tren industri properti tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, tren tersebut dari lepasnya isu politik (Pemilu) dan pertumbuhan produk domestik bruto yang ditargetkan pemerintah di atas 5%.

Baca Juga: Ini prospek industri properti di tahun Tikus Logam

"Juga stabilisasi inflasi di level 3,5%, pelonggaran kebijakan fiskal untuk pasar properti mewah (PPNBM), dan suku bunga acuan 5%," paparnya di Jakarta, Rabu (19/2).

Selain itu, Tantri menyebut stimulus lainnya dari proyek infrastruktur yang digenjot pemerintah untuk kawasan Bodebek. Terkhusus ia menyoroti Timur Jakarta melalui Kereta Api Cepat Indonesia China, LRT, serta harga tanah yang lebih murah hingga 40% dibandingkan Barat Jakarta sehingga kawasan tersebut akan menjadi primadona bagi pengembang.

APP sendiri memiliki beberapa proyek di Timur Jakarta, sebut saja Grand Dhika City Bekasi Timur, Conexio Jatibening, dan Grand Dhika City Lifestyle Jatiwarna. 

Pihaknya menilai serapan dari kedua proyek tersebut cukup baik yang mana untuk Grand Dhika City Bekasi Timur saat ini memiliki okupansi di level 80% dan Conexio yang akan serah terima tahun ini. Berangkat dari sana, pihaknya optimis dapat memacu marketing sales tahun ini. "Kami targetkan tahun ini tumbuh 60%," ujarnya.

Baca Juga: Adhi Persada Gedung garap proyek apartemen mewah di Jakarta Utara

Sayang, untuk realisasi marketing sales tahun lalu pihaknya enggan membeberkannya. Namun, Tantri menilai capaian tahun lalu ada koreksi dibandingkan capaian tahun 2018.

Selain itu, untuk memacu marketing sales tahun ini pihaknya juga masih terus melanjutkan proyek-proyek apartemen kampusnya. Sebagai pionir dari produk ini pihaknya akan memasarkan proyek Taman Melati Margonda 2 yang mana sejauh ini telah terserap sekitar 90%.

Selanjutnya, awal tahun lalu pihaknya juga baru melakukan pre-launching Dhika Universe Malang. Selama masa pengenalan ke publik pihaknya mencatat telah terserap 30%. 

Adapun proyek tersebut menempati area seluas 7.300 m2, di atasnya mencakup dua menara apartemen setinggi 20 lantai dengan total 1.036 unit dengan harga jual tipe studio Rp 400 juta hingga Rp 1 miliar untuk tipe 2BR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×