kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.211   48,00   0,28%
  • IDX 7.542   -17,77   -0,24%
  • KOMPAS100 1.031   -8,30   -0,80%
  • LQ45 736   -7,70   -1,04%
  • ISSI 273   -0,06   -0,02%
  • IDX30 401   0,75   0,19%
  • IDXHIDIV20 492   5,09   1,05%
  • IDX80 115   -0,96   -0,82%
  • IDXV30 141   2,14   1,54%
  • IDXQ30 129   0,46   0,36%

AMDATARA: Kenaikan Harga Jual Produk Bisa Diatasi Lewat Kolaborasi Pemerintah


Selasa, 21 April 2026 / 11:00 WIB
 AMDATARA: Kenaikan Harga Jual Produk Bisa Diatasi Lewat Kolaborasi Pemerintah
ILUSTRASI. Konsumsi Domestik Jadi Andalan, Industri AMDK Siap Ekspansi pada 2026 (Dok/AMDATARA)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA), Karyanto Wibowo menyatakan bahwa tantangan kenaikan harga jual produk bisa diatasi kedepannya.

Asalkan, para pelaku industri khususnya air mineral dalam kemasan (AMDK) bisa melakukan kolaborasi yang erat dengan pemerintah RI.

"Kemenperin berkomitmen menjaga stabilitas pasokan energi, serta mempercepat diversifikasi bahan kemasan melalui PET daur ulang," ujar Karyanto kepada Kontan, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: AMDATARA: Kenaikan Harga Bahan Baku Gerus Margin Industri AMDK

Selanjutnya, kata Karyanto, para pengusaha akan meningkatkan efisiensi operasional dengan teknologi, berinovasi pada kemasan yang lebih ringan dan ramah lingkungan, serta menjaga komunikasi transparan dengan konsumen.

Karyanto menuturkan bahwa dengan adanya kerja sama yang baik antara pengusaha dan pemerintah, maka hal itu dapat menjaga stabilitas industri dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

AMDATARA menilai bahwa kondisi harga jual produk yang melonjak ini, adalah bentuk tantangan jangka pendek. Sehingga harus dimitigasi dengan baik.

"Kenaikan biaya produksi secara luas memang berpotensi menekan konsumsi rumah tangga dan memperlambat laju pertumbuhan ekonomi jika tidak dikelola dengan bijak," kata dia.

Selama pemerintah dan pelaku usaha dapat menjaga stabilitas pasokan dan inflasi tetap terkendali, Karyanto yakin konsumsi AMDK dalam negeri tidak akan mengalami kontraksi yang tajam.

Baca Juga: Multimoda, Supply Chain, dan AI Dorong Efisiensi Logistik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×