Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) membukukan pendapatan sebesar Rp 657,67 miliar sepanjang Januari-September 2026. Realisasi tersebut turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 727,25 miliar.
Meski demikian, kinerja pendapatan HAJJ menunjukkan perbaikan pada kuartal III 2026 (Juli-September), di mana pendapatan tercatat sebesar Rp 294,07 miliar, tumbuh 43,1% dibandingkan Rp 205,49 miliar pada kuartal III-2025.
Selain itu, laba bersih HAJJ tercatat sebesar Rp 8,82 miliar pada sembilan bulan pertama 2026, turun 75,15% dibandingkan Rp 35,50 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Pajak Digital Berpotensi Tambah Beban Pengembang Properti
Dari sisi operasional, HAJJ mencatatkan arus kas neto dari aktivitas operasi positif sebesar Rp 77,96 miliar pada sembilan bulan pertama 2026. Capaian ini berbalik dari arus kas operasi negatif sebesar Rp 60,53 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara kontribusi arus kas operasi pada kuartal III 2026 tercatat mencapai Rp 88 miliar.
Perbaikan arus kas tersebut turut memperkuat struktur keuangan HAJJ. Kas dan setara kas meningkat 81,85% menjadi Rp 94,31 miliar dari Rp 51,86 miliar pada akhir 2025.
HAJJ juga melunasi utang sebesar Rp 41,32 miliar, sehingga utang berbunga turun 18,5% menjadi Rp 121,79 miliar. Sejalan dengan itu, beban keuangan turun 62,29% menjadi Rp 8,03 miliar dari Rp21,30 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.
Direktur Utama Arsy Buana Travelindo Saipul Bahri, menyampaikan bahwa kinerja kuartal III 2026 menegaskan kekuatan arus kas perusahaan.
“Arus kas operasi yang berbalik positif dan posisi kas yang menguat memberi kami ruang untuk menurunkan utang dan beban keuangan secara signifikan, sebagai landasan memasuki tahun hijriyah baru,” ujar Saipul, dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Dari sisi segmen usaha, kontribusi hotel masih mendominasi pendapatan HAJJ. Segmen ini menyumbang 91,61% dari total pendapatan pada sembilan bulan pertama 2026, meningkat dari 89,04% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di tengah dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah sepanjang 2026, manajemen HAJJ menegaskan bahwa pelaksanaan layanan Umrah dan Haji hingga kuartal III 2026 berjalan lancar dan aman bagi jamaah.
Sejalan dengan pernyataan resmi otoritas Arab Saudi, HAJJ menilai situasi tersebut tetap terkendali dan tidak mengganggu operasional Perseroan. Manajemen juga akan terus berkoordinasi erat dengan mitra serta otoritas terkait.
Baca Juga: DPR Minta Kebutuhan Listrik Domestik Didahulukan Sebelum Melakukan Ekspor
Dengan posisi kas yang lebih kuat, utang yang lebih rendah, dan segmen hotel yang tetap solid, Arsy Buana optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan perjalanan religi yang terintegrasi dan terpercaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
