kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Bisnis hotel terimbas peringatan keamanan AS


Selasa, 06 Januari 2015 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Paket Cheeseburger Rp 10.000 & Paket 2 For 45 Ribu tersedia di gerai Burger King edisi bulan Juli 2023


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Peringatan keamanan yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Surabaya akan berdampak pada bisnis hotel. Hal itu dikatakan Ketua umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Wiryanti Sukamdani. Namun berapa besar kerugian yang ditimbulkan, ia belum bisa menjabarkan.

"Dari PHRI Surabaya belum melaporkan penurunannya sebesar apa, tapi dampaknya ada," kata Wiryanti kepada wartawan di kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2015).

Menurutnya saat ini hotel tengah memasuki musim paceklik, di mana tingkat hunian hotel memang selalu rendah tiap awal tahun. Hal itu ditambah dengan kebijakan pengetatan pemanfaatan hotel oleh pegawai pemerintah, dan membuat pendapatan hotel makin menurun. "Sekarang ini ada daerah yang langsung terkendala, Makassar dan Jawa Barat," ujarnya.

JK kata dia sudah menyampaikan langsung, bahwa niat dari kebijakan pengetatan tersebut adalah penghematan anggaran negara. Pemerintah kata dia menjanjikan hasil dari penghematan anggaran tersebut dan dari berbagai pos lainnya, akan dimanfaatkan untuk membiayai program-program yang produktif.

Pengusaha hotel menurut Wiryanti sangat membutuhkan perbaikan infrastruktur, seperti perbaikan akses jalan, perbaikan bandara dan hal-hal terkait lainnya yang bisa mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan.

"Saya akan tetap optimis apa yang diharapkan pemerintah, perbaikan ekonomi, perbaikan suasana bisnis yang kondusif, mudah-mudahan akan berdampak terhadap kemajuan pariwisata," katanya.(Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×