kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dharma Samudera optimistis tingkatkan pendapatan kuartal II-2018


Jumat, 04 Mei 2018 / 17:29 WIB
ILUSTRASI. PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI)


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walau libur lebaran bakal kurangi produktivitas nelayan, namun PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) optimistis tetap dapat mencetak kenaikan pendapatan pada kuartal II-2018. Pasalnya, permintaan ekspor dari Amerika Serikat dan Uni Eropa masih aman sehingga proses penangkapan ikan DSFI terus digenjot.

"Sebelum libur lebaran kita lemburkan untuk mengejar target ekspor," kata Saut Marbun, Corporate Secretary DSFI kepada Kontan.co.id, Jumat (4/5).

Ia melanjutkan, kebijakan proteksionisme Amerika tidak mempengaruhi industri ikan, AS tetap menjadi tujuan ekspornya. Adapun pasar dari Eropa, Jepang dan Australia masih kuat. Asal tahu 95% pasar DSFI adalah global.

Menurutnya konsumen barat masih menyukai ikan dari perairan Indonesia, terutama untuk produk fillet, tuna dan gurita.

Untuk rinciannya, Saut menyatakan DSFI menargetkan pada kuartal II-2018, ekspor bakal mencapai nilai Rp 165,41 miliar untuk tangkapan sebanyak 1.731 ton dan untuk pasar domestik adalah pendapatan Rp 6,28 miliar dari tangkapan sebanyak 406 ton. Dengan demikian, target pendapatan kuartal ini menjadi RP 171,686 juta.

Asal tahu sepanjang tiga bulan pertama di 2018, DSFI membukukan pendapatan Rp 171,22 miliar. Pencapaian itu meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sejumlah Rp 157,04 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×