kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

Duh, hampir 30.000 babi di Sumut terjangkit penyakit demam Babi Afrika


Rabu, 18 Desember 2019 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Hampir 30.000 babi di Sumut terjangkit penyakit demam Babi Afrika. REUTERS/Paul Yeung/File Photo


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyatakan adanya wabah penyakit demam babi Afrika (African Swine Fever/ASF) di 16 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan data Kementan per 15 Desember 2019, hampir 30.000 babi di sumut mati karena wabah ini.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan, tidak seluruh wilayah di Indonesia terjangkit penyakit ini. Menurutnya, pihaknya pun serius dalam menangani kasus ini.

"Penyakit ASF ini hanya di kabupaten tertentu di Sumut dan sudah dalam penanganan yang sangat serius," tutur Syahrul, Rabu (18/12).

Baca Juga: Daging babi dorong laju inflasi China hingga 4,5%, tercepat sejak Januari 2012

Mengingat penyakit ASF ini belum memiliki obat atau vaksin, Direktur Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Fadjar Sumping Tjatur Rasa mengatakan babi yang sudah terjangkit akan diisolasi, dibiarkan mati, atau dimusnahkan oleh pemilik.

Dia mengaku, sulit untuk melakukan program culling atau pemusnahan secara massal karena berbagai kendala.

"Kalau di negara lain dihabiskan semua, seperti di Vietnam dan China. Kita tidak bisa melakukan hal itu karena untuk membunuh sekian banyak ada aspek kesejahteraan hewan, perlu tenaga, biaya sebagainya. Sehingga kita serahkan kepada peternak, kalau mau dimatikan sendiri silakan. Kalau mereka mau manfaatkan 1-2 ekor silakan, yang penting biosecutiry dijaga, jangan ditempatkan dimana-mana," terang Fadjar.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×