Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menatap prospek bisnis pada semester II-2026 dengan sikap positif. Perusahaan tetap mempertahankan target kinerja yang telah ditetapkan dapat terealisasi di akhir tahun nanti.
CEO Multi Medika Internasional, Mengky Mangarek, mengatakan perseroan masih melihat peluang pertumbuhan pada paruh kedua tahun ini dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Memang ini adalah masa yang penuh tantangan untuk dihadapi, antara lain tingginya biaya bahan baku, pelemahan nilai tukar rupiah, penurunan daya beli masyarakat, serta perlambatan ekonomi yang juga memicu terjadinya PHK di berbagai sektor," ujar Mengky kepada Kontan.co.id, pekan lalu.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, MMIX menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya meningkatkan efisiensi biaya, mencari alternatif sumber bahan baku tanpa mengurangi standar kualitas, memperkuat penetrasi ke segmen pasar baru, memperluas jaringan distribusi melalui channel-channel baru, serta menghadirkan pilihan ukuran kemasan yang lebih beragam, termasuk kemasan mini atau travel size.
Baca Juga: Multi Medika (MMIX) Kantongi Pesanan Maklon Sehari Setelah Rilis Pabrik Baru
Di samping itu, perusahaan juga mencermati adanya perubahan perilaku konsumen di tengah tekanan daya beli. Menurut Mengky, saat ini terjadi pergeseran pola belanja masyarakat, dari yang sebelumnya lebih banyak melakukan belanja bulanan menjadi mingguan, bahkan pada beberapa kategori bergeser menjadi belanja harian.
“Oleh karena itu, kemampuan membaca dan beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu kunci untuk menjaga pertumbuhan pada semester II-2026," katanya.
Dari sisi target kinerja, MMIX belum mengubah panduan (guidance) yang telah ditetapkan pada awal tahun. Manajemen masih mengupayakan pencapaian target penjualan sebesar Rp 388 miliar hingga akhir 2026 tanpa revisi.
Ia menuturkan, target penjualan tersebut akan ditopang oleh peningkatan kapasitas produksi melalui pabrik baru, ekspansi jaringan distribusi nasional, kontribusi produk-produk inovatif, serta optimalisasi utilisasi fasilitas manufaktur yang mulai beroperasi pada semester II.
Baca Juga: Multi Medika (MMIX) Bangun Pabrik Popok, Targetkan Tambahan Pendapatan Segini
Di sisi investasi, MMIX menyampaikan sebagian besar belanja modal atau capital expenditure (capex) pada semester I-2026 telah terealisasi sesuai rencana. Dana tersebut terutama digunakan untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas manufaktur PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI) di Tangerang yang kini telah mulai beroperasi.
Untuk mendukung ekspansi berikutnya, MMIX telah menyiapkan rencana aksi korporasi sebagai salah satu sumber pendanaan pada semester II-2026. Perseroan juga berkomitmen mengalokasikan sekitar 20% dari pendapatan sebagai belanja modal.
Mengky menyebut, seluruh keputusan investasi akan tetap dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, hasil riset pasar, serta potensi pengembalian investasi. Dengan berfoku pada kategori produk yang memiliki captive market dan permintaan yang relatif stabil, seperti baby diapers dan wet tissue.
“Ke depan, Perseroan menargetkan nilai belanja modal sekitar Rp50 miliar–60 miliar pada tahun depan, sebagai bagian dari strategi memperkuat kapasitas produksi dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan," tambahnya. .
Baca Juga: Multi Medika (MMIX) Bangun Pabrik Popok Raksasa, Target Pendapatan 50% dari Baby Care
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
