kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Harga BBM Dexlite Melonjak, Isuzu Blak-blakan Soal Penjualan Mobil Bahan Bakar Diesel


Minggu, 10 Mei 2026 / 17:54 WIB
Harga BBM Dexlite Melonjak, Isuzu Blak-blakan Soal Penjualan Mobil Bahan Bakar Diesel
ILUSTRASI. Kenaikan harga Dexlite disebut tak pengaruhi penjualan Isuzu.


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamina Dex dan Dexlite sudah mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan harga BBM tersebut dinilai berdampak pada penjualan mobil berbahan bakar diesel.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menjadi salah satu produsen kendaraan roda empat yang memperhatikan dinamika kenaikan harga BBM dalam negeri. Pasalnya, harga BBM masih menjadi komponen yang utama bagi para konsumen untuk memilih kendaraan.

"Memang benar, dalam total owning and operating cost, biaya bahan bakar masih menjadi komponen biaya terbesar dalam operasional kendaraan komersial," ujar Communication Management Dept Head Isuzu Astra Motor Indonesia Puti Annisa Moeloek kepada Kontan, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: PMI Manufaktur Turun ke 49,1, Kadin Dorong Stimulus untuk Industri

Lebih lanjut, kata Puti, Isuzu masih belum mengalami dampak yang signifikan akibat melonjaknya harga Pertamina Dex dan Dexlite. Sebab, mayoritas produk Isuzu adalah kendaraan niaga yang masih menggunakan Bio Solar.

Kemudian, Puti menyarankan kepada konsumen untuk memilih kendaraan dengan efisiensi bahan bakar yang baik. Menurutnya, Isuzu selama ini dikenal memiliki keunggulan dalam efisiensi operasional untuk mendukung produktivitas pelanggan.

"Meski demikian, di tengah kondisi saat ini kami tetap menyarankan pelanggan untuk semakin cermat dalam memilih kendaraan dan mengoptimalkan pola penggunaan kendaraan agar konsumsi bahan bakar lebih efisien," kata dia.

Berikut daftar harga BBM ritel non-subsidi melalui Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Pertamina per 4 Mei 2026:

  • Pertamax Turbo (RON 98): dari Rp. 19.400 per liter menjadi Rp. 19.900 per liter.
  • Dexlite (CN 51): dari Rp. 23.600 per liter menjadi Rp. 26.000 per liter.
  • Pertamina Dex (CN 53): dari Rp. 23.900 per liter menjadi Rp. 27.900 per liter.
  • Pertamax (RON 92): Rp. 12.300 per liter (tetap).
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp. 12.900 per liter (tetap).

Baca Juga: Harga BBM Dexlite Melonjak, Mitsubishi: Pajero Sport Dirancang Irit Bahan Bakar

Di dalam implementasi penentuan harga, Pertamina Patra Niaga mempertimbangkan berbagai faktor lain. Termasuk kondisi sosial ekonomi, serta kebutuhan menjaga situasi yang kondusif di tengah dinamika yang saat ini berkembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×