Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hatten Bali Tbk (WINE) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 15 miliar pada 2026 untuk mendukung ekspansi bisnis.
Direktur Keuangan WINE Ketut Sumarwan menyampaikan, dana capex tahun ini akan digunakan untuk pengadaan mesin produksi dan pemeliharaan fasilitas distribusi.
Selain itu, perseroan juga berencana membuka cellar di Jakarta guna memperkuat brand awareness sekaligus mendekatkan produk ke konsumen.
“Sebagai langkah awal untuk memperkuat brand awareness sekaligus mengenalkan produk secara lebih dekat kepada konsumen,” ungkap Ketut, kepada Kontan.co.id, Senin (6/4).
Baca Juga: Kadin Ingatkan Risiko PHK, Dunia Usaha Mulai Tertekan Biaya dan Lesunya Permintaan
Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperluas pasar domestik, mengingat sekitar 87% penjualan masih terkonsentrasi di Bali.
Bukan tanpa alasan, Manajemen menilai pasar domestik masih memiliki potensi besar sehingga menjadi prioritas sebelum ekspansi internasional.
Atas dasar hal tersebut, WINE saat ini mengandalkan ekspansi pasar domestik ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
“Terkait pasar internasional, peluang tetap terbuka, namun langkah ekspansi akan dilakukan secara bertahap, mengingat ekspor memerlukan investasi tambahan, termasuk biaya logistik dan penyesuaian regulasi di negara tujuan,” tuturnya.
Di tengah ekspansi tersebut, perseroan tetap mewaspadai tantangan industri, termasuk persaingan produk impor dan perubahan tren konsumsi global.
Dia menggambarkan, secara global industri ini memang mengalami penurunan karena pola hidup lebih sehat dari generasi muda, terutama di negara-negara maju. Meski demikian, WINE tetap optimistis dengan peluang pertumbuhan di pasar pariwisata internasional & pasar domestik yang masih terbuka dan menjanjikan.
Baca Juga: Harga Minyak Naik akibat Konflik Timur Tengah, Kendaraan Listrik Kian Dilirik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













