Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) terus memperkuat strategi pengembangan bisnis hospitality premium melalui pembangunan proyek resort VASA Ubud, Bali.
Proyek ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas portofolio properti bernilai tambah tinggi sekaligus memperkuat posisi RISE di segmen pariwisata dan akomodasi premium Indonesia.
Presiden Direktur Jaya Sukses Makmur Sentosa, Budi Agusti mengatakan RISE mengusung visi untuk menghadirkan brand hospitality premium asal Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
“VASA Ubud menjadi salah satu langkah strategis Perseroan dalam memperluas sumber pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan kontribusi segmen hospitality terhadap kinerja RISE ke depan,” ungkap Budi, dalam siaran pers, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga: Bakrie Power Ekspansi Bisnis Waste to Energy, Garap PSEL Surabaya
Dengan total nilai investasi mencapai sekitar Rp1 triliun, proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas sekitar 7,39 hektare yang berlokasi di kawasan premium Ubud dan berbatasan langsung dengan lanskap alami Sungai Ayung.
Pembangunan VASA Ubud ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 bulan.
Ia menambahkan, RISE melihat potensi sektor pariwisata Indonesia, khususnya Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia, masih memiliki peluang pertumbuhan yang sangat besar.
“Dengan konsep low-density luxury resort, VASA Ubud dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang eksklusif dengan tingkat privasi tinggi,” tambahnya.
Resort ini akan menghadirkan 41 unit private luxury villas serta 128 kamar hotel bergaya sanctuary dengan luas kamar mulai dari 48 meter persegi, menawarkan ruang yang lebih luas dibandingkan standar akomodasi premium pada umumnya.
Dari sisi desain, VASA Ubud mengadopsi pendekatan arsitektur yang menggabungkan nilai budaya Bali dengan konsep modern berkelanjutan.
Tata ruang kawasan dirancang menyerupai desa tradisional Bali modern yang menyatu dengan alam sekitar, dengan pembangunan vila menggunakan sistem terasering mengikuti kontur alami kawasan Ubud.
Beberapa inisiatif keberlanjutan yang diterapkan mencakup revitalisasi saluran air alami di kawasan proyek, sistem daur ulang dan sirkulasi air antar kolam, pemanfaatan energi terbarukan melalui solar panel, serta penggunaan tanaman organik mikro pada area atap bangunan.
Baca Juga: PLTA Batangtoru Diklaim Perkuat Kelistrikan Sumatra & Pangkas Emisi 1,9 Juta Ton CO2
Dari sisi ekonomi, pembangunan proyek ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja serta peningkatan aktivitas ekonomi lokal, baik selama tahap konstruksi maupun saat memasuki fase operasional.
Dengan kombinasi lokasi strategis, konsep premium, pendekatan keberlanjutan, serta potensi pertumbuhan industri pariwisata Indonesia, VASA Ubud diharapkan dapat menjadi salah satu aset strategis RISE dalam memperkuat bisnis hospitality, memperkuat recurring income dan meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang.
“Melalui VASA Ubud, kami tidak hanya membangun sebuah destinasi premium, tetapi juga menghadirkan ikon baru pariwisata Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berkelanjutan. Kami optimistis proyek ini dapat menjadi salah satu katalis pertumbuhan RISE ke depan,” tutup Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
