Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I mengembangkan hilirisasi tebu menjadi bioetanol sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, menjelaskan bahwa pengembangan bioetanol melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero) merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan dalam menciptakan nilai tambah dari komoditas perkebunan.
Ia menjelaskan, bioetanol yang diolah perusahaan dimanfaatkan sebagai fuel grade ethanol untuk campuran bahan bakar, termasuk Pertamax Green 95.
"Melalui PT Enero, kami mengolah tetes tebu menjadi bioetanol dengan kapasitas produksi mencapai 100 kiloliter per hari," jelas Rivai dalam keterangan resmi, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga: Kejar Swasembada Gula, PTPN I Ekspansi Lahan Tebu di Jawa dan Sulawesi
Selain fuel grade ethanol, PT Enero juga menghasilkan berbagai produk turunan lain, seperti extra neutral alcohol untuk kebutuhan industri kosmetik dan farmasi, spiritus, serta pupuk hayati.
Menurut Rivai, pengembangan bioetanol merupakan komitmen pihaknya dalam mendukung agenda pemerintah melalui optimalisasi sumber daya perkebunan, penguatan hilirisasi, dan pengembangan energi berkelanjutan.
"Transformasi PTPN I tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan hilirisasi," ujarnya.
Baca Juga: Produk Teh PTPN I Ekspansi ke Inggris, Bidik Pasar Premium Global
Melalui PT Enero, PTPN I kata Rivau terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem energi hijau nasional, khususnya dengan menghadirkan nilai tambah perkebunan sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan energi Indonesia.
Sejalan dengan itu, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi langkah PTPN I mengembangkan hilirisasi tebu menjadi bioetanol. Apresiasi tersebut disampaikan saat Presiden mengunjungi booth PTPN I dalam kegiatan Panen Raya TNI dalam rangka Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
"Ini merupakan langkah yang baik dalam mendorong hilirisasi. Kita harus mampu mengolah potensi dalam negeri menjadi produk bernilai tambah yang memberikan manfaat bagi bangsa," ujar Prabowo.
Baca Juga: Danantara Tunjuk PTPN I Membangun Pabrik Kelapa dan Pala Rp 640 Miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
