kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kronologi dua penumpang Lion Air meninggal dalam pesawat


Rabu, 15 Januari 2020 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Lion Air Boeing 737-900ER, registrasi pesawat PK-LFY


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lion Air Group mengkonfirmasi dua penumpang meninggal yang membuat penerbangan pesawat Lion JT-085 rute Arab Saudi-Surabaya mendarat darurat di Kolombo, Sri Lanka pada Selasa (14/1) kemarin.#

Corporate Communications Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, jika pihaknya telah menangani penumpang sesuai dengan standar operasional.

Baca Juga: Boeing catatkan kinerja terburuk dalam 11 tahun terakhir

"Awak kabin yang bertugas menjalankan tindakan sesuai prosedur dengan mengumumkan dalam kabin apakah terdapat dokter atau petugas medis serta membantu melakukan penanganan," jelas Danang sebagaimana dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kontan, Rabu (15/1).

Ia melanjutkan, dokter bersama awak kabin sudah memberikan pertolongan pertama saat itu. Dokter menyatakan penumpang meninggal dunia ketika pesawat akan mendarat.

Penerbangan ini berangkat pukul 18.20 waktu setempat (Time in Jeddah, GMT 03) dan dijadwalkan mendarat di Juanda pada hari berikutnya Senin (13/ 1), pukul 08.30 WIB.

Baca Juga: Dipecat dari CEO Boeing, Dennis Muilenburg kantongi Rp 855 miliar

Sekitar satu jam setelah lepas landas, kata Danang, pilot Lion Air JT-085 menginformasikan kepada petugas lalu lintas udara akan melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandara Internasional Bandaranaike di Katunayake, 35 km utara dari Kolombo, Sri Lanka dikarenakan alasan medis.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×