kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Minyak dunia turun, pemerintah enggan turunkan BBM


Selasa, 07 Juli 2015 / 13:05 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Harga minyak di pasar dunia terus turun. Pada awal pekan ini, harga minyak fosil sudah turun menjadi US$ 59 per barel. Namun,  pemerintah enggan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada bulan ini.

Dirjen Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja menjelaskan, harga BBM dihitung berdasarkan perolehan dan penyimpanan bulanan. "Jadi walaupun harga minyak dunia beberapa hari ini turun, tidak otomatis harga BBM turun saat ini, kalau dalam sebulan sebelumnya naik lebih tinggi," papar I Gusti kepada KONTAN, Selasa (7/7).

Lebih lanjut I Gusti mencontohkan, bila dalam tiga bulan terakhir harga MOPS naik lebih dari US$ 10 per barel dan beberapa hari ini turun sekitar US$ 1 per barel, maka pemerintah tidak akan menurunkan harga BBM. "Tentu harga BBM bukan turun kan?" ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×