kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.945   33,00   0,18%
  • IDX 6.038   -33,09   -0,54%
  • KOMPAS100 780   -5,04   -0,64%
  • LQ45 598   -3,52   -0,59%
  • ISSI 209   -1,49   -0,71%
  • IDX30 331   -1,84   -0,55%
  • IDXHIDIV20 423   -1,74   -0,41%
  • IDX80 89   -0,54   -0,60%
  • IDXV30 114   -0,37   -0,32%
  • IDXQ30 108   -0,20   -0,19%

Minyak dunia turun, pemerintah enggan turunkan BBM


Selasa, 07 Juli 2015 / 13:05 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Harga minyak di pasar dunia terus turun. Pada awal pekan ini, harga minyak fosil sudah turun menjadi US$ 59 per barel. Namun,  pemerintah enggan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada bulan ini.

Dirjen Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja menjelaskan, harga BBM dihitung berdasarkan perolehan dan penyimpanan bulanan. "Jadi walaupun harga minyak dunia beberapa hari ini turun, tidak otomatis harga BBM turun saat ini, kalau dalam sebulan sebelumnya naik lebih tinggi," papar I Gusti kepada KONTAN, Selasa (7/7).

Lebih lanjut I Gusti mencontohkan, bila dalam tiga bulan terakhir harga MOPS naik lebih dari US$ 10 per barel dan beberapa hari ini turun sekitar US$ 1 per barel, maka pemerintah tidak akan menurunkan harga BBM. "Tentu harga BBM bukan turun kan?" ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×