kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.899   23,00   0,14%
  • IDX 9.047   14,25   0,16%
  • KOMPAS100 1.252   3,95   0,32%
  • LQ45 887   5,04   0,57%
  • ISSI 329   -0,65   -0,20%
  • IDX30 452   2,81   0,63%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 139   0,42   0,30%
  • IDXV30 147   0,53   0,36%
  • IDXQ30 145   1,13   0,79%

Pelabuhan Teluk Lamong ditarget beroperasi Agustus


Senin, 23 Juni 2014 / 09:40 WIB
Pelabuhan Teluk Lamong ditarget beroperasi Agustus
ILUSTRASI. Pada Selasa (24/1/2023), ilmuwan atom dunia mengatur Jam Kiamat lebih dekat ke tengah malam daripada sebelumnya. REUTERS/Clodagh Kilcoyne


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SURABAYA. Jika tak ada aral melintang, PT Pelindo III akan melakukan pengoperasian perdana pelabuhan Teluk Lamong di Surabaya pada bulan Agustus-September mendatang. Proyek pertama pelabuhan yang berdampingan dengan pelabuhan Tanjung Perak itu, saat ini masih dalam proses pengerjaan akhir.

“Kami sekarang menunggu pasokan listrik dari PLN,” kata Prasetyadi, Presiden Direkur PT Terminal Peti Teluk Lamong, anak usaha dari PT Pelindo III di Surabaya, Minggu (22/6).  Ia menjelaskan, pihaknya memang memiliki rencana membangun power plant sendiri, namun tidak dilakukan tahun ini.

Bisa dibilang, progres pembangunan pelabuhan Teluk Lamong sudah mendekati 90%. Pelabuhan ini dipersiapkan di lahan seluas 360 hektare (ha), namun untuk tahap pertama baru digunakan seluas 38 ha.  “Target untuk tahap pertama ini bisa mengangkut peti kemas sebesar 1,5 juta twenty-foot equivalent units (TEUs),” kata Edi Priyanto di Surabaya, Minggu (22/6).

Dengan hadirnya Pelabuhan Teluk Lamong, pihak perseroan berharap bisa mengurangi beban pelabuhan di Tanjung Perak. "Konsep ke depannya, pelabuhan Teluk Lamong akan melayani kapar besar dan pelabuhan Tanjung Perak nanti melayani kapal kecil," jelas Prasetyadi.

Dalam proyek tahap pertama pelabuhan Teluk Lamong, Pelindo III telah menguras investasi sebesar Rp 3,5 triliun. Proyek pelabuhan ini terdiri dari empat tahap, yang akan dilakukan sampai tahun 2030 mendatang dengan total investasi sebesar Rp 20 triliun.

Pelabuhan ini nantinya akan terkoneksi dengan monorel ke pelabuhan Tanjung Perak, dan akses tol langsung ke jalan Tol Surabaya-Gresik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×