kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Pemerintah Bakal Atur Lalu Lintas Ekspor-Impor


Jumat, 24 Oktober 2008 / 17:48 WIB


Reporter: Abdul Wahid Fauzie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah akhirnya memberikan respons permintaan pelaku industri agar mengawasi ketat impor barang ke Indonesia demi menyelamatkan industri dalam negeri. Hal itu dibuktikan pemerintah dengan mengatur lalu lintas keluar masuk barang di Indonesia.
 
Menteri Perindustrian Fahmi Idris menegaskan, dalam waktu dekat, pemerintah akan segera mengatur pelabuhan impor-ekspor barang. "Rencananya, ada beberapa pelabuhan masuk dalam kajian untuk ditutup dari kegiatan ini, seperti Bagansiapi-api," katanya.
 
Fahmi beralasan, langkah ini dilakukan karena terbatasnya sumber daya manusia di sejumlah pelabuhan. Pasalnya, tidak semua pelabuhan memiliki petugas yang cukup untuk mengawasi keluar masuknya barang. Dengan adanya pengaturan ini, maka tidak akan ada lagi impor illegal yang masuk. "Saat ini aturannya sedang dikaji secara mendalam," imbuhnya.
 
Sekretaris Jenderal Asosiasi Ernovian G Ismy menyambut gembira langkah pemerintah itu. Namun, ia meminta kepada pemerintah agar mengikutsertakan asosiasi dalam menentukan pelabuhan tersebut. "Kondisinya saat ini berbeda jauh dengan yang dulu kita usulkan," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×