kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Pengusaha keramik dorong KPPI masukan India ke dalam daftar safeguard


Senin, 12 Agustus 2019 / 06:11 WIB
ILUSTRASI. Industri keramik Indonesia tengah menghadapi banjir impor dari India.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

Tanpa kebijakan safeguard akan sulit bagi keramik Indonesia bersaing dengan produk lain seperti bikinan China, India, Vietnam. Harga produk negara-negara tersebut murah karena industrinya didukung oleh negara melalui berbagai fasilitas produksi.

Melihat kondisi ini, Elisa memperkirakan industri keramik Indonesia akan berat hingga akhir tahun 2019 . Sebabnya, permintaan di dalam negeri belum sepenuhnya pulih, sementara produksi keramik tertekan oleh produk dari luar.

Walupun begitu, Elisa melihat ada upaya-upaya pemerintah untuk memperkuat permintaan keramik dengan mengoptimalkan sektor properti seperti proyek pembangunan perumahan dan penurunan suku bunga.

Sekadar tambahan informasi, selain serbuan impor keramik dari India, impor dari Vietnam tidak kalah membuat waspada. Keduanya kini tengah diajukan untuk segera tercatat ke dalam daftar negara yang dikenai safeguard.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×