kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Peritel beri peluang IKM


Senin, 19 Mei 2014 / 10:16 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menata cabai yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (1/11/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.


Reporter: | Editor: Hendra Gunawan

Jakarta. Ketentuan persentase produk lokal minimal harus 80% dari total produk yang dijajakan peritel modern tengah dijalankan. Pemerintah mendorong agar peritel menjalin kerjasama dengan para industri kecil dan menengah (IKM) agar bisa memenuhi ketentuan itu.

Namun, ini bukan perkara gampang. Menurut Fernando Repi, Corporate Communication PT Matahari Putra Prima Tbk langkah ke arah sana bisa terlaksana asal secara bertahap. Soalnya, banyak kendala yang dihadapi peritel, seperti program pembinaan ke para IKM supaya bisa menghasilkan produk yang berkualitas.

"Gerai Hypermart banyak. Ini bisa menjadi kendala bagaimana mengisi barang dari para IKM. Gerai tersebar di 100 wilayah, kalau langsung diterapkan jelas susah, " katanya, Jumat (16/5).

Meski begitu, Hypermart tidak menutup peluang bagi para IKM untuk mengisi produk ke gerainya. Asalkan, memenuhi syarat seperti soal kualitas produk serta jaminan pasokan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×