kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Perpres EBT segera terbit, ini tanggapan pelaku usaha


Kamis, 06 Februari 2020 / 19:45 WIB
Perpres EBT segera terbit, ini tanggapan pelaku usaha
ILUSTRASI. Belied energi baru terbarukan segera keluar


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Hal-hal tersebut antara lain seputar volume air yang dialirkan, kondisi geologi proyek serta seputar ketersediaan jaringan transmisi yang turut mempengaruhi cost.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa bilang skema staging 12 tahun pertama sejak beroperasinya pembangkit menguntungkan bagi pengusaha.

"Positif karena risiko gagal bayar kepada bank atau sponsor dapat diminimalkan," kata Fabby ketika dihubungi Kontan.co.id, Kamis (6/2).

Baca Juga: API: Investor butuh kepastian harga jual listrik, menunjang keekonomian EBT

Kendati demikian Fabby mengingatkan, besaran tarif harus menarik sehingga dapat memberikan pengembalian investasi yang wajar bagi pengembang.

Fabby menilai, persoalan tarif bukan merupakan satu-satunya hambatan yang ada dalam upaya pengembangan EBT selama ini.

Menurutnya, pemerintah perlu menaruh fokus pada alokasi resiko pada Power Purchase Agreement (PPA).

"Jadi jika tarif dan alokasi resiko yang berimbang bisa diperbaiki pemerintah maka investor akan lebih tertarik berinvestasi," kata Fabby.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×