kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Pertamina Internasional EP menyiapkan investasi US$ 174 juta


Selasa, 22 Januari 2019 / 13:01 WIB
Pertamina Internasional EP menyiapkan investasi US$ 174 juta


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) akan meningkatkan produksi minyak dan gas hingga 163 kboepd dan melaksanakan kegiatan lifting mencapai 8 juta barel. Lewat produksi ini, Pertamina Internasional menargetkan pendapatan hingga US$ 1,4 miliar dengan EBITDA sebesar US$ 698 juta.

“PIEP pun telah mempersiapkan investasi sebesar US$ 174 juta di 2019," ungkap Pertamina Internasional dalam keterangan pers, Senin (21/1).

Informasi saja, PIEP merupakan anak usaha Pertamina yang berada di luar negeri. Sepanjang 2018, Pertamina Internasional EP memproduksi minyak dan gas sebesar 153 kboepd (102 kbopd + 299 mmscfd).

Pada tahun lalu, lifting ke Indonesia sebesar 6,5 juta barel serta meraih pendapatan senilai US$ 1,2 miliar dengan EBITDA mencapai US$ 703 juta. Kenaikan angka produksi ini diperoleh dari program kerja organik operasi PIEP serta akuisisi anorganik Pertamina.

Selain itu, PIEP sebagai operator di lapangan Menzel Lejmet North (MLN), Aljazair juga melakukan kegiatan pengeboran pertama di kawasan Gurun Sahara pada Juni 2018 silam.

Selain mengembangkan aset-aset yang telah ada, PIEP juga telah menambah satu aset baru sehingga kini PIEP memiliki total 12 aset yang tersebar di 12 negara yaitu Aljazair, Malaysia, Irak, Gabon, Tanzania, Nigeria, Kanada, Kolombia, Prancis, Italia, Namibia, dan Venezuela.

Dari sektor operasi, proyek pengembangan Phase-4 di Aljazair mampu mencatatkan efisiensi biaya hingga US$ 16 juta dan waktu pengeboran yang lebih cepat 15-19 hari dari rencana awal.

Tak hanya itu, PIEP melakukan inovasi dengan mengembangkan teknologi geospasial untuk membantu penentuan titik sumur pengeboran guna menghindari potensi geohazard seperti banjir atau lereng tidak stabil, dan juga implementasi konsep After Action Review di PIEP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×