Reporter: Zendy Pradana | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ajang Piala Dunia ternyata menjadi salah satu momen yang paling dinanti oleh industri elektronik. Di mana, Piala Dunia ternyata bisa menjadi mengerek penjualan elektronik, khususnya televisi.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabungan Pengusaha Elektronik Indonesia (GABEL) Daniel Suhardiman mengatakan bahwa ajang Piala Dunia 2026 menjadi salah satu momen yang paling dinanti pelaku industri elektronik.
"Tentunya pelaku usaha tidak akan melewatkan momen Piala Dunia. Dan memang biasanya terjadi lonjakan permintaan," ujar Daniel kepada Kontan, Minggu (10/5/2026).
Baca Juga: Harga Kedelai Dunia Turun, Tahu Tempe di RI Tetap Mahal, Ada Apa?
Menurutnya, menjelang ajang Piala Dunia 2026 para pengusaha elektronik menargetkan penjualan meningkat hingga 30% dari penjualan hari biasa.
"Estimasi sekitar 20%-30% dari kondisi normal pasar," kata dia.
Lebih lanjut, Daniel menjelaskan bahwa selain Piala Dunia, momen yang paling dinanti yakni ajang olimpiade, hari raya Lebaran dan Tahun Baru.
Sementara itu, Senior General Manager National Sales Sharp Electronics Indonesia, Andri Adi Utomo mengamini hal yang sama. Dia menyebutkan bahwa Sharp memang memanfaatkan momen Piala Dunia yang digelar tahun ini.
"Sharp banyak melakukan promo-promo baik ke dealer dan konsumen yang di mulai dari awal April hingga Juli nanti," sebut Andri.
Dalam momen tersebut, Sharp menargetkan penjualan meningkat 25% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Target dicanangkan tumbuh hingga 25% vs tahun lalu dan kita sudah menyiapkan supply ke seluruh Indonesia," bebernya.
Baca Juga: Harkonas 2026, Kemendag Dorong Konsumen Makin Berdaya
Ajang Piala Dunia tahun 2026 rencananya akan digelar pada bulan Juni mendatang. Piala Dunia tahun ini akan ada 48 negara yang berkontribusi.
Tiga negara akan dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Tiga negara itu ialah, Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













