kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Potensi pasar India dan Cina tetap perlu dilirik


Jumat, 28 November 2014 / 13:48 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Hari Donor Darah Sedunia 2023. 


Reporter: Handoyo | Editor: Johana K.

BANDUNG. Meski banyak tantangan dan hambatan terhadap industri minyak sawit, namun optimisme pasar masih besar. Khor Yu Leng, peneliti dan analis dari Khor Report ini mengingatkan pelaku industri kelapa sawit untuk memperhatikan potensi pasar yang luas seperti di India dan Cina.

"Ini pasar yang luas selain 15% pasar Eropa dan Amerika," kata Khor, saat menjadi pembicara di Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2015 Price Outlook, Jumat (28/11). Optimisme lain, Khor juga lontarkan juga terkait kebijakan negara-negara dikawasan Uni Eropa (UE) mengenai biodiesel.

Menurut Khor, UE telah mempertimbangkan kelapa sawit sebagai sumber biodiesel yang terbaik untuk mengurangi GHG (green house gas). Hal tersebut diungkapkan mengingat makin rumitnya tuntutan tentang sustainaibility seperti yang gencar dilakukan melalui RSPO (Roundtable Sustanable Palm Oil) dan ISCC.

Belum lagi permasalahan diindustri sawit seperti peningkatan harga produksi yang semakin tinggi untuk program penananman baru maupun replanting, larangan menanam pada lahan gambut serta tingginya biaya tenaga kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×