kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

RNI gencar revitalisasi pabrik gula


Selasa, 10 Desember 2013 / 21:07 WIB
ILUSTRASI. Inilah 6 Cara Mudah Meningkatkan Kualitas Tidur Menurut Feng Shui, Cek Dulu Yuk!


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

SEMARANG. Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro mengatakan perseroan telah melakukan revitalisasi terhadap beberapa pabrik gula yang dimilikinya.

"Kami sudah melakukan revitalisasi di beberapa pabrik. Sudah kita lakukan. Kan nggak perlu digembar-gemborkan, yang penting kan jalan," kata Ismed saat ditemui di Agrowisata Banaran, Semarang, Selasa (10/12), seperti dikutip dari Kompas.com.

Terkait rendemen, Ismed mengungkapkan kata kuncinya ada di kualitas tanaman tebu dan bukan di pabrik. Pabrik, ujar dia, hanya menyumbang kontribusi sebesar 15% untuk rendemen.

"Yang paling dominan itu ada di tanaman dan angkut. Bukan soal tanah, tapi kualitas tanaman, kualitas bibit, kualitas tebu, hasilnya. Bersih, (atau) kotor," jelasnya.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, Ismed mengungkapkan harus ada sebuah kesadaran di kalangan petani untuk dapat mengelola lahan perkebunan tebunya dengan baik. Hal ini sudah dilakukan di beberapa pabrik gula di wilayah Jawa Timur.

"Tapi itu saja tidak cukup. Harus ada dukungan dari pemerintah untuk tidak mengijinkan di sentra-sentra pabrik gula tebu diijinkan (beroperasi) pabrik yang berbasis rafinasi, karena itu akan menghancurkan petani," kata Ismed. (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×