kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Royal Lestari Utama kerek volume produksi karet alam di atas 90% tahun ini


Kamis, 06 Februari 2020 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. PT Royal Lestari Utama (RLU) bakal mengerek volume produksi karet alamnya tahun ini. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/ama/17


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Handoyo

Sebagian besar produksi karet alam RLU yang berada di dua lokasi perkebunan yakni Jambi dan Kalimantan Timur untuk kebutuhan industri ban. Karet alam tersebut diolah oleh anak usaha RLU yakni PT Multi Kusuma Cemerlang (MKC) yang memiliki pabrik karet remah (crumb rubber) sebagai bahan baku berbagai macam produk turunan dari karet.

Baca Juga: Sampoerna Agro (SGRO) fokus perkuat bisnis di sektor hulu pada tahun ini

Meizani mengatakan kapasitas produksi pabrik MKC di Kalimantan Timur tersebut mencapai 23.000 ton per tahun. Hasil produksi karet alam RLU sendiri belum mampu mencukupi kebutuhan bahan baku MKC, sehingga perusahaan mendorong kerjasama dengan para petani karet di area tersebut.

"Material yang kurang didapat lewat pembelian karet dari petani di sana," sebut Meizani. Adapun produk karet remah MKC hampir 90% menyasar pasar ekspor guna menyuplai kebutuhan produksi ban Michelin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×