kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Royal Lestari Utama kerek volume produksi karet alam di atas 90% tahun ini


Kamis, 06 Februari 2020 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. PT Royal Lestari Utama (RLU) bakal mengerek volume produksi karet alamnya tahun ini. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/ama/17


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Royal Lestari Utama (RLU) bakal mengerek volume produksi karet alamnya tahun ini. Sebab jumlah pohon karet di periode kali ini sudah mulai menuju masa panen atau penyadapan.

Sebagai perusahaan yang berdiri lewat usaha patungan antara Barito Pacific Group dengan Michelin, kebanyakan pohon karet RLU ditanam dimulai pada tahun 2014. Meizani Irmadhiany, Direktur RLU mengatakan masa panen pohon karet antara 6-7 tahun pasca penanaman.

Baca Juga: Dampak gugur daun pohon karet terhadap kinerja Bakrie Sumatera Plantations (UNSP)

"Karena itu tahun ini diproyeksikan volume produksi karet alam naik hingga 4.600 ton," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (6/2). Ia mengatakan bahwa volume produksi mengalami kenaikan di atas 90%, dimana pada tahun kemarin produksi kurang dari 2.500 ton.

Dengan lahan penanaman pohon karet mencapai 20.000 hektar, jumlah tersebut terbilang kecil. Meizani menyebutkan potensi produksi dari lahan yang eksisting saat ini mencapai ratusan ribu ton, hanya saja memang memerlukan waktu lama untuk mencapai kapasitas ideal tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×