Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gelombang unjuk rasa yang memanas dalam sepekan terakhir mulai berdampak langsung kepada konsumen. Sejumlah warga mengaku melakukan panic buying untuk berjaga-jaga jika situasi semakin tidak kondusif.
Salma, seorang konsumen yang berdomisili di Pulo Gadung, Jakarta Timur, mengatakan dirinya sempat panik hingga merasa perlu menyetok kebutuhan pokok.
“Dampak demo ini sangat terasa, apalagi saya anak rantau yang tinggal sendiri. Pastinya merasa panik, cemas, dan parno, sehingga takut keluar rumah untuk membeli makan karena situasi sudah semakin anarkis,” ujarnya kepada Kontan, Minggu (31/8/2025).
Untuk mengantisipasi, Salma menyetok sejumlah bahan makanan yang bisa bertahan lama.
“Mumpung masih bisa belanja dan kebetulan hari ini hari Minggu, saya stok makanan seperti buah, frozen food, sayur, susu, dan mie instan yang bisa dimakan untuk seminggu ke depan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga memilih berbelanja secara online atau membeli kebutuhan di siang hari sekaligus untuk makan malam.
Salma menambahkan, kondisi ini membuat dirinya stres karena terbatas ruang gerak dan tidak bisa pergi ke mana-mana. Ia berharap situasi segera kondusif, pemerintah mendengar aspirasi rakyat, serta membuka ruang dialog.
Baca Juga: Masyarakat Mulai Panic Buying, Hippindo Koordinasi Amankan Pasokan
Senada, Dani konsumen asal Bogor, juga mengaku merasakan dampak serupa. Meski tinggal di Bogor, ia tetap terdampak karena aktivitas sehari-harinya banyak dilakukan di Jakarta.
“Dampaknya besar sekali, selain ke psikis juga sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terkait panic buying ya sempat ngalamin juga,” tuturnya.
Menurut Dani, kekhawatirannya bukan hanya soal aksi unjuk rasa, tetapi juga kondisi ekonomi.
“Alasannya, dolar makin naik, rupiah melemah, takut banget krismon. Semua tiba-tiba naik. Kedua, situasi dan kondisi sudah separah ini, terakhir update sudah sampai Depok kisruhnya. Bukan tidak mungkin di Bogor juga bakalan terjadi. Jadi buat jaga-jaga aja, makanya beli-beli dari sekarang. Minimal beras, air, mie, telur, dan kebutuhan pokok lainnya sudah ada,” ungkapnya.
Ia berharap kondisi nasional bisa segera pulih.
“Semoga Indonesia lekas membaik, segala tuntutan masyarakat segera tercapai, rupiah semakin membaik dan stabil, masyarakatnya sejahtera. Semoga di usia 80 tahun Indonesia benar-benar bisa merdeka,” pungkasnya.
Baca Juga: Pusat Belanja Tetap Beroperasi Paska Unjuk Rasa, Ada Panic Buying?
Selanjutnya: Link Live Streaming Brighton vs Man City & Jadwal Liga Inggris 2025-2026 Pekan 3
Menarik Dibaca: Ini KA Jarak Jauh yang Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara hingga 2 September
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News