kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahun ini, pemudik dengan motor turun 15%


Senin, 20 September 2010 / 18:28 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemhub) mencatat jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor tahun ini lebih rendah 15% dibanding tahun lalu. Pasalnya, pemerintah menyediakan ekspedisi truk pengangkut sepeda motor dan kereta api komunitas untuk mengangkut sepeda motor pemudik.

Dari hasil pemantauan selama H-7 sampai H+7 di enam titik arus mudik dan balik yaitu Ciasem, Sadang, Merak Cianjur, Ciamis dan Tanjung Pura diperoleh data jumlah sepeda motor yang dipakai mudik sebanyak 2,3 juta. Angka tersebut turun 15% dibanding 2009 sebanyak 2,71 juta sepeda motor.

Tahun ini, ada fenomena menarik karena jumlah pemudik yang membawa motornya dari Jakarta ke kampung halaman lebih banyak dibanding yang membawanya kembali ke Jakarta.

Selama arus mudik, jumlah sepeda motor yang dibawa mudik keluar Jakarta sebanyak 1,25 juta unit; sementara yang dibawa balik masuk ke Jakarta lagi sebanyak 1,04 juta.

"Namun jumlah pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan tahun ini masih sangat tinggi. Terutama akibat cuaca yang ekstrem dan faktor kelelahan menjadi penyebab utama kecelakaan," jelas Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Senin (20/9).

Jika jumlah sepeda motor yang digunakan mudik menurun, mobil yang dipakai mudik justru meningkat sebesar 18%. Dari 1,3 juta mobil menjadi 1,54 juta mobil tahun ini.

Untungnya, jumlah mobil yang dibawa mudik masih lebih banyak dibandingkan yang digunakan kembali ke Jakarta. Total mobil yang melintasi enam pos pencatatan itu sebanyak 780.709 unit. Sementara yang digunakan untuk balik sebanyak 759.772 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×