kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terancam mogok kerja, potensi kerugian Freeport mencapai triliunan rupiah


Kamis, 08 September 2011 / 17:35 WIB
ILUSTRASI. Pertambangan Cita Mineral Investindo


Reporter: Petrus Dabu |

JAKARTA. PT Freeport Indonesia berpotensi rugi hingga Rp 200 miliar per hari akibat rencana aksi mogok yang dilakukan karyawan pada 15 September sampai 15 Oktober nanti. Artinya, dalam sebulan potensi kerugian tersebut bisa mencapai triliunan rupiah.

Serikat Pekerja Freeport yang menggagas mogok tersebut mengklaim kerugian tersebut akibat terhentinya proses produksi tembaga, perak dan emas. "Produksi otomatis terganggu selama aksi mogok,” ujar Ketua Bidang Organisasi Serikat Pekerja Freeport Virgo Salosa saat dihubungi KONTAN dari Jakarta, Kamis (8/9).

Perkiraan kerugian tersebut berdasarkan nilai kerugian yang pernah dialami Freeport pada aksi mogok yang dilakukan pada 4-12 Juli lalu. “Waktu itu kerugian yang dialami Freeport mencapai Rp 1,2 triliun,” ujar Virgo.

Juru bicara Freeport Ramdani Sirait menolak memberikan komentar terkait perkiraan kerugian tersebut. “Saya belum sampai ke sana (perhitungan kerugian),” ujarnya kepada KONTAN, Kamis (8/9).

Organisasi Serikat Pekerja Freeport mencatat, karyawan yang berencana berpartisipasi di aksi mogok tersebut mencapai 8.000 pekerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×