kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Ada wabah corona, Sampoerna Agro (SGRO) lebih selektif menyerap capex tahun ini


Minggu, 08 Maret 2020 / 22:17 WIB
ILUSTRASI. Gelar RUPSLB, SGRO Setujui Pengunduran Diri Direktur Utama


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Perusahaan perkebunan, PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) akan lebih selektif dalam menyerap capex yang telah dianggarkan akibat merebaknya wabah virus corona.

"Kami sedang menerapkan pemilihan kebutuhan capex berdasarkan skala prioritas kebutuhan,” tutur Head of Investor Relations Sampoerna Agro, Michael Kesuma ketika dihubungi Kontan.co.id (08/03).

Baca Juga: Luhut tidak ingin ada pengembangan perkebunan sawit di wilayah Papua

Sedikit informasi, sebelumnya emiten yang memiliki kode saham “SGRO” berencana menganggarkan capex sebesar Rp 600 miliar untuk tahun ini. Sebanyak 2/3 dari capex tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan dan pengembangan asset perkebunan seperti misalnya pembelian pupuk, pemeliharaan tanaman, ekspansi penanaman baru (new planting) ataupun penanaman kembali (replanting), dan sebagainya.

Sementara itu, sebanyak 1/3 dari capex akan dialokasikan untuk pemeliharaan asset tetap seperti bangunan, jalan, mesin, dan lain-lain.

Baca Juga: Kinerjanya dibanyangi efek virus Corona, begini respons industri kelapa sawit




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×