kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gaikindo minta PPnBM untuk mobil sedan dihapuskan


Senin, 24 November 2014 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pabrik kelapa sawit PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT).


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyarankan agar Indonesia bisa basis produksi ekspor sedan. "Pasar mobil dunia itu sedan. Kalau Indonesia sudah bisa jadi basis produksi sedan, baru bisa kita jadi basis ekspor," ujar Djongkie Sugiharto, Ketua II Gaikindo, Senin (24/11).

Saat ini Indonesia, belum menjadi basis industri sedan karena baru bisa produksi MPV dan varian lain lainnya. "Kita belum banyak berorientasi produksi sedan, karena pasar di dalam negeri besar di MPV," ujar Djongkie.

Jika Indonesia mau meningkatkan ekspor mobil, maka harus terlebih dahulu membawa investor untuk bangun pabrik sedan di Indonesia. Namun untuk bisa membangun pabrik sedan, perlu dibangun pasar sedan di Indonesia.

"Untuk bisa bangun pasar sedan, hapuskan dulu pajak penerimaan barang mewah untuk komponen sedan, biar kita bisa produksinya bisa murah," ujar Djongkie. Setelah pasarnya terbentuk, investor masuk bikin pabrik sedan, lalu bisa untuk penuhi pasar dalam negeri dan ekspor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×