kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gula Australia tak ganggu gula petani


Selasa, 12 September 2017 / 21:07 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Turunnya bea masuk gula dari Australia dinilai tidak akan mengganggu gula petani. Asalkan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan.

"Tidak banyak dampaknya bagi industri gula berbasis tebu lokal," ujar Dasuki Amsir, Direktur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III kepada KONTAN, Selasa (12/9).

Namun hal tersebut juga perlu dilihat jumlah impor raw sugar. Dasuki bilang, gula petani akan aman selama jumlah raw sugar yang diimpor oleh industri gula rafinasi sesuai dengan kebutuhan.

Oleh karena itu Dasuki bilang perlu asa pengawasan oleh aparat yang berwenang. Mengingat terdapat kasus merembes gula rafinasi ke pasar konsumsi, Dasuki meminta aparat untuk meningkatkan pengawasan. Hal tersebut teemasuk pengawasan jumlah impor sesuai izin yang diperoleh.

Mengenai serapan gula petani, Dasuki bilang perlu melihat efektifitas pemberlakuan pembebasan Pajak Penambahan Nilai (PPN) gula. Pembebasan PPN gula akan diberlakukan tanggal 16 September 2017 mendatang. "Kita lihat hasil lelang harga gula setelah ketentuan tersebut diberlakukan," terang Dasuki.

Dasuki juga menilai penurunan bea masuk akan membuat kompetisi harga raw sugar di Indonesia. Selama ini Indonesia melakukan impor raw sugar dari Thailand.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×