kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Harga Pangan Stabil, APPSI: Pedagang Tertekan Biaya Plastik


Senin, 13 April 2026 / 12:50 WIB
Harga Pangan Stabil, APPSI: Pedagang Tertekan Biaya Plastik
ILUSTRASI. Kenaikan Harga Plastik (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pedagang pasar tradisional menghadapi tekanan baru dari kenaikan biaya bahan kemasan plastik, meski harga pangan secara umum masih berada dalam kondisi stabil.

Ketua DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Ngadiran mengatakan, tidak terdapat kenaikan harga pangan yang signifikan di pasar tradisional.

Hanya saja, lonjakan harga plastik sebagai bahan pembungkus barang dagangan mulai membebani pedagang.

“Untuk pangan tidak ada kenaikan yang berarti. Namun, yang naik justru bahan baku plastik dan memengaruhi biaya pedagang,” ungkapnya kepada Kontan, Senin (13/4/2026). 

Baca Juga: PERHAPI: Pemangkasan Produksi Tambang Bisa Picu 125.000 PHK

Ngadiran menilai, plastik masih menjadi kebutuhan utama dalam transaksi di pasar tradisional. Kondisi ini membuat pedagang berada dalam posisi sulit karena tambahan biaya tidak mudah dialihkan kepada konsumen.

Ia menjelaskan, jika biaya kantong plastik dibebankan kepada pembeli, hal tersebut belum sepenuhnya menjadi kebiasaan di masyarakat. Sementara jika tetap digratiskan, pedagang harus menanggung beban tambahan yang menggerus margin keuntungan.

“Kalau harus dibeli, masyarakat belum terbiasa. Namun kalau tidak, pedagang yang menanggung,” katanya.

Ngadiran mengatakan perlu adanya penyesuaian perilaku konsumen sebagai bagian dari solusi jangka pendek, salah satunya dengan membawa tas belanja sendiri saat ke pasar untuk mengurangi ketergantungan pada plastik.

Selain itu, ia juga mendorong penguatan kesadaran bersama terkait pengurangan penggunaan plastik, meski implementasinya membutuhkan pemahaman dari seluruh pihak, baik pedagang maupun konsumen.

Baca Juga: Garda Indonesia Tolak Kenaikan Tarif Ojol, Tuntut Aturan Bagi Hasil 90:10

Di sisi lain, ia memastikan harga pangan di pasar tradisional masih relatif terkendali dan tidak menunjukkan gejolak berarti.

“Alhamdulillah, harga pangan sampai saat ini masih stabil dan tidak bergejolak,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×