kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

ICT Institute: Operator harus adil beri kesempatan ke pemain lokal bisnis VAS dan CP


Kamis, 28 November 2019 / 17:29 WIB
ILUSTRASI. ICT Institute: Operator harus adil beri kesempatan ke pemain lokal bisnis VAS dan CP.foto dok.ICT


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para operator seluler diminta untuk memberi kesempatan yang sama kepada pemain lokal dalam mengembangkan industri content provider (CP) dan Value Added Service (VAS). Perlu keadilan dan fairness, kepada semua pemain. Tidak boleh lagi ada peminggiran terhadap industri dalam negeri.

"Saya pikir kesempatan yang sama harus diberikan. Bahkan, harusnya pemain lokal diberi kesempatan lebih," tegas Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi dalam keterangannya, Kamis (28/11).

Baca Juga: Berkontribusi Rp 2 triliun, Kominfo dukung bisnis content provider dan VAS

Heru menambahkan, para pemain lokal tidak kalah, dan memiliki kemampuan setara. Bahkan bisa lebih inovatif juga dapat lebih menyesuaikan dengan perkembangan dan tren karena mampu melihat pasar dan kebutuhan konsumen seller di dalam negeri.

"Secara ide layanan mampu, bisa meniru dan mengembangkannya lebih baik, sehingga produk atau  layanan lokal selalu diharapkan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tandas Heru.

Baca Juga: Telkomsel berfokus kembangkan layanan enterprise

Disinggung ada temuan bahwa pemain lokal sering dipinggirkan, menurut Heru, hal itu sering terjadi, dengan alasan merujuk induk pemilik usaha. Namun, harusnya, ada keadilan dan kesempatan sama.

"Ya banyak juga seperti itu. Seolah internal tapi bukan, hanya sudah kerja sama lewat perusahaan induk operator yang di luar biasanya," ucapnya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×