kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Importir Tepung Terigu Banting Setir Jadi Produsen


Rabu, 27 Januari 2010 / 09:54 WIB


Reporter: Raymond Reynaldi, Femi Adi Soempeno |

JAKARTA. Sebanyak 10 importir tepung terigu akan beralih menjadi produsen tepung terigu nasional setelah Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) terus memerangi terigu impor dan menganggapnya tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Mereka adalah PT Jakara-natama, PT Cerestar Flour Mills, PT Pundi Kencana, PT Fugui Flour & Grain, PT Bungasari Flour Mills, PT Berkat Indah Gemilang, PT Purnomosidi Sejati, PT Asia Raya, PT Kwala Intan new Grain, dan PT Tri Pilar Pangan Utama.

Direktur Eksekutif Aptindo Ratna Sari Loppies menegaskan, ia memang intens mengawasi importir ilegal dan tidak memenuhi persyaratan. "Jika mereka tidak memenuhi persyaratan, ya, lebih baik menjadi produsen," kata dia.

Dengan beralihnya kesepuluh importir tersebut, pasar industri terigu domestik mendapatkan tambahan sekitar 600.000 ton. "Dengan menjadi produsen maka akan mengembangkan industri terigu nasional," tambah Ratna.

Menurut Ratna, peralihan dari importir menjadi produsen ini sering terjadi saat pemerintah ketat menerapkan standar mutu produk. "Misalnya Indofood yang akhirnya membangun pabrik mi di Afrika," kata dia, kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×