kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Lazada mengadopsi pembayaran Alibaba


Kamis, 18 Januari 2018 / 07:07 WIB
ILUSTRASI. Chief Marketing Office Lazada Indonesia Achmad Alkatiri


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai mencatatkan hasil positif di Harbolnas 2017, Lazada Indonesia terus berbenah untuk bisa mengoptimalkan bisnis e-commerce di Tanah Air. Perusahaan yang sebagian kepemilikannya ada di Alibaba Holding Group ini tengah menyiapkan beberapa rencana bisnis tahun ini.

Yang terbaru adalah rencana pengembangan sistem pembayaran tersendiri ala Lazada. Setelah Alibaba masuk, sistem pembayaran di Lazada bakal memakai teknologi Alibaba. "Kami akan kolaborasi ketimbang membuat yang baru," ucap Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, kepada KONTAN, Rabu (17/1).

Untuk sementara, Achmad belum mau mengumbar lebih detil soal rencana peluncuran sistem pembayaran tersebut. Namun ia memastikan kalau rencana tersebut, yang bakal melibatkan Alibaba, bisa terealisasi pada kuartal ketiga tahun ini. Jadi sebelum Harbolnas 2018 yang bakal berlangsung akhir tahun ini, sistem pembayaran tersebut sudah bisa beroperasi.

Rencana tersebut memang harus Lazada kerjakan. Maklum, jumlah transaksi bisnis di situs ini terus melonjak. Saban bulan, klaim Achmad, nilai transaksi bisnis, termasuk juga pengunjung di Lazada tumbuh dobel digit. "Saban hari, jumlah order di Lazada Indonesia setiap hari di angka enam digit," klaimnya.

Selain sistem pembayaran, Lazada juga tengah menyiapkan tampilan anyar situs ini yang ada di layar desktop atau mobile dengan memakai teknologi artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan. Ia klaim, tampilan anyar Lazada yang diharapkan bisa beroperasi Maret 2018 nanti bakal berbeda-beda di setiap pemakai atau pengguna, berdasarkan histori dari pengguna.

Sayang, Achmad tidak merinci soal target pertumbuhan transaksi yang dibidik Lazada di akhir tahun ini. Termasuk hasil tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×