kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.010   19,00   0,11%
  • IDX 7.065   -32,27   -0,45%
  • KOMPAS100 974   -2,27   -0,23%
  • LQ45 716   -2,68   -0,37%
  • ISSI 251   1,17   0,47%
  • IDX30 388   -2,57   -0,66%
  • IDXHIDIV20 489   0,25   0,05%
  • IDX80 110   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 135   1,21   0,90%
  • IDXQ30 127   -0,80   -0,62%

Logindo Samudramakmur (LEAD) membidik pertumbuhan pendapatan 15% tahun ini


Rabu, 12 Februari 2020 / 21:00 WIB
Logindo Samudramakmur (LEAD) membidik pertumbuhan pendapatan 15% tahun ini
ILUSTRASI. perusahaan pelayaran alias perkapalan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD). Foto Dok LEAD


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Handoyo

'"Rencana ekspansi belum ada karena, karena kami masih fokus kepada 44 unit armada kami. Agar armada yang kami miliki tingkat utilisasinya bisa meningkat," ujarnya pada Kontan.co.id, Rabu (12/2).

Perlu diketahui, sejak akhir tahun 2019 LEAD berhasil mendapat kontrak untuk kapal besar miliknya, hanya saja kontrak tersebut untuk jangka pendek atau sampai kuartal pertama tahun ini. “Untuk kami tantangan terbesar adalah mendapatkan kontrak untuk kapal-kapal dengan horse power yang besar,” katanya.

Sekedar informasi, saat ini Logindo memiliki 44 kapal. Untuk meningkatkan pendapatan, Logindo akan menggenjot pencarian kontrak-kontrak yang memiliki harga sewa lebih tinggi dan menjaga tingkat utilisasi di tahun ini di level 75% atau lebih tinggi 5% dibandingkan target tahun lalu.

Baca Juga: Prospek masih positif, pelaku industri pelayaran berencana beli kapal baru

"Sedangkan dari sisi biaya, kami tetap berusaha menurunkan biaya seoptimal mungkin," lanjut Adrianus.

Atas strategi itu, Adrianus menyebutkan tahun ini tidak mengalokasikan belanja modal atawa capital expenditure (capex) untuk ekspansi. Hanya saja, LEAD menyiapkan US$ 2 juta untuk keperluan docking 15 kapal.

Nilai ini sama dengan total serapan belanja modal pada tahun lalu sebesar US$ 2,5 juta. "Untuk strategi di tahun ini masih akan terus meningkatkan utilisasi dan berusaha menurunkan beban biaya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×