kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

MedcoEnergi Resmikan Pembangkit Listrik Combined Cycle 39 MW di Batam


Rabu, 12 November 2025 / 16:40 WIB
MedcoEnergi Resmikan Pembangkit Listrik Combined Cycle 39 MW di Batam
ILUSTRASI. PLTM CIBALAPULANG -- Pembangkit listrik PT Medco Power Indonesia - PT Bio Jatropha Indonesia (BJI) has started the commercial operation of mini hydro power plant on September 13, 2017, with a capacity of 9 MW, located at Waringin Sari Village, Takokak Sub-district, Cianjur District.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau MedcoEnergi melalui anak usahanya, PT Medco Power Indonesia (Medco Power) resmi memulai operasi komersial (COD) Pembangkit Listrik Add-On Combined Cycle Power Plant (CCPP) berkapasitas 39 megawatt (MW) di Tanjung Uncang, Batam, pada 8 November 2025.

Proyek ini dikembangkan oleh anak perusahaan Medco Power, PT Energi Listrik Batam (ELB), berdasarkan perjanjian jual beli listrik jangka panjang dengan PT PLN Batam.

Baca Juga: MedcoEnergi (MEDC) Gabung OGMP 2.0, Perkuat Komitmen Net-Zero Emission

Melalui proyek ini, fasilitas open-cycle berkapasitas 70 MW yang sudah ada dikonversi menjadi pembangkit listrik combined cycle berkapasitas total 109 MW.

Dengan memanfaatkan panas buang dari turbin gas untuk menghasilkan listrik tambahan melalui turbin uap, efisiensi pembangkit meningkat signifikan dan menurunkan intensitas karbon dari 0,8 menjadi 0,4 ton CO₂ per MWh.

Langkah ini sekaligus memperkuat pasokan listrik untuk mendukung pertumbuhan industri di Batam dan Bintan.

“Proyek Add-On ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. Dengan menghasilkan lebih banyak listrik dari sumber energi yang sama, proyek ini meningkatkan kinerja keseluruhan dan menurunkan intensitas karbon, sejalan dengan fokus kami untuk mengoptimalkan aset yang ada guna memenuhi kebutuhan listrik,” ungkap Eka Satria, Presiden Direktur & CEO Medco Power Indonesia, dalam keterangan tertulis, Rabu (12/11).

Baca Juga: IBA 2025 Akan Digelar Bulan Ini, Dorong Inovasi dan Regenerasi Pemulia Tanaman

Sementara itu, Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, menegaskan komitmen perseroan untuk terus membangun portofolio ketenagalistrikan yang efisien dan rendah karbon, serta berkontribusi terhadap keandalan energi nasional dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Proyek ini diselesaikan dengan lebih dari 2,7 juta jam kerja aman tanpa insiden kehilangan waktu kerja (lost time injury). Capaian ini menegaskan standar operasi yang tinggi serta komitmen Medco Power terhadap keselamatan dan kinerja operasional,” tambah Roberto.

Selanjutnya: Pesan Veloz Hybrid: Tanda Jadi Rp5 Juta, Berapa Harga OTR? Simak Bocorannya

Menarik Dibaca: Jawara Kripto Top Gainers, Kripto Canton Memimpin dengan Naik 20%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×